Apa Bedanya Mochaccino, Cappuccino dan Latte
- 11 Feb
- 4 menit membaca
Mochaccino menjadi salah satu varian kopi favorit yang kerap dipilih oleh penikmat kopi. Bagi banyak orang, menikmati kopi, mulai dari espresso, cappuccino, hingga mochaccino, bukan sekadar minuman, melainkan bagian dari rutinitas harian.

Ada yang menjadikannya ritual pagi untuk membangkitkan energi, menemani waktu kerja agar tetap fokus, hingga pelengkap momen santai saat berkumpul bersama teman. Yuk cari tahu perbedaan antara mochaccino, cappuccino dan latte di artikel ini!
Perbedaan Mochaccino, Cappuccino dan Latte
Seiring berkembangnya budaya ngopi, kedai kopi atau coffee shop kini menawarkan berbagai jenis minuman kopi dengan teknik penyajian yang semakin variatif. Pengaruh budaya Barat turut menghadirkan pengalaman minum kopi yang lebih modern dan berkelas, sehingga aktivitas ngopi terasa semakin istimewa.
Istilah seperti espresso, cappuccino, latte, dan mochaccino pun semakin akrab di telinga. Meski begitu, tidak sedikit orang yang masih ragu saat memesan karena belum memahami perbedaan masing-masing jenis kopi tersebut. Oleh karena itu, penting untuk mengenal karakter setiap minuman kopi agar bisa memilih sesuai dengan selera.
Berikut ini penjelasan perbedaan mochaccino, cappuccino dan latte:
1. Mochaccino
Mochaccino merupakan pilihan populer bagi penikmat kopi yang menyukai perpaduan rasa kopi dan cokelat. Secara dasar, minuman ini memiliki komposisi yang mirip dengan cappuccino, yaitu kombinasi espresso dan susu. Perbedaannya terletak pada tambahan cokelat yang memberikan cita rasa manis dan creamy.
Komposisi mochaccino umumnya terdiri dari espresso, susu cair, dan cokelat dengan perbandingan seimbang. Karena mengandung susu dan cokelat, mochaccino termasuk minuman kopi dengan kadar kalori yang relatif tinggi. Tingkat kalorinya pun bisa semakin bertambah apabila menggunakan cokelat manis atau tambahan gula.
Di Italia, mochaccino kerap dinikmati dengan sentuhan khas berupa sambuca, yaitu minuman beralkohol yang disajikan bersama biji kopi. Namun, secara umum, mochaccino lebih cocok bagi penikmat kopi yang menyukai varian rasa dan tidak terlalu menyukai rasa kopi pahit yang dominan. Bagi pecinta kopi hitam murni, mochaccino biasanya bukan pilihan utama.
2. Espresso
Espresso dikenal sebagai dasar dari berbagai jenis minuman kopi. Karakteristiknya sangat kuat, berwarna hitam pekat, dengan tekstur kental serta lapisan crema di bagian atas yang menandakan kualitas ekstraksi yang baik. Satu shot espresso umumnya memiliki volume sekitar 25ā30 ml.
Cita rasa espresso dihasilkan dari proses ekstraksi biji kopi yang sangat singkat namun intens, biasanya sekitar 25 detik menggunakan mesin espresso. Biji kopi yang sudah digiling halus dipadatkan, lalu diseduh dengan tekanan tinggi sehingga menghasilkan rasa kopi murni tanpa campuran apa pun.
Penyajian espresso dilakukan dalam cangkir kecil atau yang dikenal dengan istilah shot. Terdapat beberapa jenis takaran espresso yang umum dikenal, seperti ristretto, single shot, lungo, dan double shot. Perbedaan takaran ini mempengaruhi intensitas rasa, kekentalan, serta kadar pahit dari kopi espresso itu sendiri.
3. Cappuccino
Cappuccino merupakan salah satu jenis kopi khas Italia yang paling populer dan banyak dikonsumsi di berbagai negara. Dibandingkan espresso, cita rasa cappuccino terasa lebih ringan dan tidak terlalu pahit, sehingga lebih mudah diterima oleh berbagai kalangan, termasuk penikmat kopi pemula dan anak muda.
Komposisi cappuccino terdiri dari espresso, susu cair, dan busa susu (microfoam) dengan tekstur lembut. Peran microfoam menjadi unsur penting karena memberikan sensasi creamy dan sedikit manis alami saat diminum. Beberapa variasi cappuccino juga menggunakan taburan bubuk cokelat atau kayu manis sebagai penambah aroma dan rasa.
Nama cappuccino sendiri terinspirasi dari busa susu di bagian atas minuman yang menyerupai bentuk tudung kepala (cap) biarawan Ordo Capuchin. Inilah yang kemudian melatarbelakangi penamaan cappuccino.
Meski sering disamakan dengan cafƩ latte, cappuccino memiliki perbedaan yang cukup jelas. Takaran ideal cappuccino adalah 1/3 espresso, 1/3 susu cair, dan 1/3 busa susu. Perbandingan inilah yang menghasilkan keseimbangan rasa antara kopi dan susu yang menjadi ciri khas cappuccino.
4. Latte
Latte atau cafƩ latte juga berbahan dasar espresso, namun memiliki karakter yang lebih didominasi oleh susu. Kombinasi ini menghasilkan rasa kopi yang lembut, ringan, dan cenderung manis, sehingga banyak digemari oleh penikmat kopi yang tidak menyukai rasa pahit yang terlalu kuat.
Perbandingan espresso dan susu pada latte umumnya berkisar antara 1:3 hingga 1:9, tergantung selera dan standar penyajian. Di Amerika Serikat, latte menjadi salah satu minuman kopi paling populer karena teksturnya yang encer dan rasanya yang mudah dinikmati.
Perbedaan utama latte dan cappuccino terletak pada komposisinya. Latte biasanya terdiri dari 1/6 espresso, 4/6 susu cair, dan 1/6 busa susu tipis. Karena kandungan susunya lebih banyak, latte sering dinikmati sebagai minuman penutup dan mudah dikreasikan dengan berbagai tambahan rasa.
Selain itu, busa tipis pada latte kerap dimanfaatkan barista untuk membuat latte art, sehingga tampilan minuman terlihat lebih menarik dan estetik.
Berbagai varian kopi seperti cappucino, mochaccino, latte, hingga espresso dapat dinikmati sesuai dengan suasana dan preferensi masing-masing. Dengan memahami perbedaan setiap jenis kopi tersebut, Anda bisa memilih minuman yang paling sesuai dengan selera, sekaligus menghindari kesalahan saat memesan kopi di coffee shop.
Ingin Memulai Bisnis Kopi? Bumi Boga Laksmi Solusinya!
Jika Anda berencana mengembangkan bisnis kopi, memilih produsen kopi terpercaya merupakan langkah penting untuk memastikan kualitas produk tetap konsisten. Di sinilah PT Bumi Boga Laksmi (BBL) hadir sebagai mitra strategis bagi pelaku usaha kopi di Indonesia.
PT Bumi Boga Laksmi merupakan pabrik kopi dan roastery bersertifikasi ISO 22000, yang menjamin proses produksi sesuai standar keamanan pangan internasional. Dengan kapasitas produksi harian mencapai 17 ton biji kopi sangrai, BBL mampu memenuhi kebutuhan pasar skala kecil hingga besar.
BBL menyediakan berbagai pilihan produk kopi berkualitas, mulai dari Roasted Coffee Beans Arabica dan Robusta, Raw Green Beans, hingga Kopi Drip Bag. Selain itu, BBL juga melayani maklon kopi, termasuk kopi bubuk, kopi 2-in-1, dan 3-in-1, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan brand Anda.
Tak hanya untuk pemilik merek kopi, BBL juga menjadi pemasok biji kopi panggang bagi coffee shop, hotel, dan restoran yang mengutamakan cita rasa dan konsistensi kualitas. Dengan dukungan fasilitas modern dan tim berpengalaman, BBL siap membantu bisnis kopi Anda tumbuh lebih profesional dan berdaya saing.




Komentar