top of page

Cortado vs Flat White: Perbedaan Rasa, Susu, dan Cara Penyajian

  • 8 jam yang lalu
  • 4 menit membaca

Dunia kopi selalu menarik untuk dieksplorasi. Dari sekian banyak jenis minuman kopi berbasis espresso, dua yang sering membuat orang bingung adalah cortado vs flat white.


Cortado vs Flat White

Sekilas keduanya terlihat mirip karena sama-sama menggunakan espresso dan susu, tetapi jika ditelusuri lebih dalam, ada perbedaan signifikan dari segi rasa, komposisi, hingga cara penyajiannya.


Bagi pecinta kopi, memahami perbedaan cortado dan flat white bukan hanya soal pengetahuan, tetapi juga membantu menemukan minuman yang paling sesuai dengan preferensi rasa.


Apa itu Cortado?


Sebelum membahas cortado vs flat white, penting untuk memahami terlebih dahulu apa itu cortado.


Cortado adalah minuman kopi berbasis espresso yang berasal dari Spanyol. Kata ā€œcortadoā€ sendiri berasal dari bahasa Spanyol cortar yang berarti ā€œmemotongā€. Maksudnya adalah susu digunakan untuk ā€œmemotongā€ keasaman dan kekuatan espresso agar lebih seimbang.


Cortado dibuat dengan perbandingan 1:1 antara espresso dan susu steamed. Tidak ada foam tebal seperti cappuccino, sehingga teksturnya cenderung halus dan ringan.


Minuman ini biasanya disajikan dalam gelas kecil berukuran sekitar 120–150 ml, sehingga cocok untuk Anda yang ingin menikmati kopi dengan rasa kuat namun tetap smooth tanpa terlalu banyak susu.


Apa itu Flat White?


Setelah memahami cortado, sekarang kita bahas pasangannya dalam perbandingan cortado vs flat white.


Flat white adalah minuman kopi berbasis espresso yang populer di Australia dan Selandia Baru. Minuman ini muncul sebagai alternatif dari cappuccino, dengan tekstur yang lebih ā€œflatā€ atau rata tanpa foam tebal.


Flat white menggunakan espresso dan susu steamed dengan microfoam, yaitu tekstur susu yang sangat halus dan creamy. Perbandingan kopinya biasanya sekitar 1:3 antara espresso dan susu, sehingga menghasilkan rasa yang lebih lembut dibanding cortado.


Flat white biasanya disajikan dalam cangkir berukuran 150–180 ml dan sering dihiasi latte art di bagian atasnya.


Perbedaan Utama Cortado vs Flat White


Jika dilihat sekilas, kedua minuman ini memang tampak serupa. Namun, dalam praktiknya, ada beberapa perbedaan penting yang membuat pengalaman minum kopi jadi berbeda.


1. Perbandingan Susu dan Espresso


Perbedaan paling mendasar dalam cortado vs flat white adalah rasio susu.

Cortado menggunakan perbandingan 1:1 antara espresso dan susu, sehingga rasa kopi tetap dominan. Sementara itu, flat white memiliki lebih banyak susu, yaitu sekitar 1:3, sehingga rasa kopi menjadi lebih lembut dan creamy.


Perbedaan rasio ini sangat berpengaruh terhadap karakter akhir minuman, terutama bagi Anda yang sensitif terhadap rasa pahit kopi.


2. Rasa: Lebih Bold atau Creamy?


Jika berbicara tentang rasa cortado vs flat white, cortado cenderung lebih kuat dan tajam. Hal ini karena jumlah susu yang lebih sedikit membuat karakter espresso tetap terasa dominan.


Di sisi lain, flat white memiliki rasa yang lebih seimbang dan creamy. Susu yang lebih banyak memberikan sensasi manis alami dan mengurangi tingkat keasaman kopi.


Jadi, jika Anda suka kopi yang kuat dan ā€œnendangā€, cortado bisa jadi pilihan. Namun jika lebih suka yang halus dan creamy, flat white lebih cocok.


3. Tekstur Minuman


Perbedaan berikutnya dalam cortado vs flat white adalah tekstur.

Cortado memiliki tekstur yang lebih ringan tanpa foam tebal. Susunya hanya dipanaskan tanpa banyak udara, sehingga hasilnya lebih ā€œcleanā€.


Sementara itu, flat white terkenal dengan microfoamnya. Tekstur ini memberikan sensasi creamy dan lembut di mulut, bahkan sering dianggap sebagai salah satu tekstur susu terbaik dalam dunia kopi.


4. Ukuran dan Penyajian


Dalam hal penyajian, cortado biasanya disajikan dalam gelas kecil berukuran 120–150 ml. Tampilan ini memberikan kesan sederhana dan fokus pada rasa.


Sebaliknya, flat white disajikan dalam cangkir keramik dengan ukuran sedikit lebih besar, sekitar 150–180 ml. Biasanya juga dilengkapi latte art yang menarik.


Perbedaan ini membuat pengalaman minum kopi menjadi berbeda, baik dari segi visual maupun sensasi saat diminum.


5. Kandungan Kafein


Secara umum, baik cortado maupun flat white menggunakan double shot espresso, sehingga kandungan kafeinnya relatif sama.


Namun, karena flat white memiliki lebih banyak susu, rasa kafeinnya terasa lebih ringan dibanding cortado.


Dengan memahami perbedaan ini tidak hanya membantu dalam memilih minuman, tetapi juga meningkatkan apresiasi terhadap dunia kopi yang kaya dan beragam.


Cara Penyajian Cortado dan Flat White


Dalam membahas cara penyajian cortado dan flat white, teknik pembuatan juga menjadi pembeda penting.


Cortado dibuat dengan menuangkan susu steamed langsung ke espresso tanpa banyak foam. Tujuannya adalah menjaga keseimbangan rasa tanpa mengubah tekstur terlalu drastis.


Sementara flat white membutuhkan teknik khusus untuk menghasilkan microfoam. Barista biasanya menggunakan teknik steaming tertentu agar susu memiliki tekstur halus seperti beludru.


Selain itu, flat white sering dihias dengan latte art, sedangkan cortado lebih fokus pada kesederhanaan.


Mana yang Lebih Enak?


Pertanyaan ā€œmana yang lebih enakā€ dalam perbandingan cortado vs flat white sebenarnya sangat subjektif.


Jika Anda menyukai kopi dengan rasa kuat, sedikit susu, dan karakter espresso yang dominan, maka cortado adalah pilihan yang tepat.

Namun, jika Anda lebih suka minuman kopi yang creamy, lembut, dan sedikit manis alami dari susu, maka flat white bisa menjadi favorit Anda.


Pilihan terbaik tergantung pada preferensi pribadi dan juga suasana saat menikmati kopi.


Tips Memilih: Cortado atau Flat White?


Agar tidak bingung saat memesan di coffee shop, berikut panduan sederhana:

  • Pilih cortadoĀ jika ingin rasa kopi yang lebih kuat

  • Pilih flat whiteĀ jika ingin tekstur creamy

  • Pilih cortadoĀ untuk porsi kecil dan cepat diminum

  • Pilih flat whiteĀ untuk pengalaman minum kopi yang lebih santai


Dengan memahami perbedaan cortado dan flat white, Anda bisa lebih percaya diri saat memilih menu kopi favorit.


Tertarik Bisnis Kopi? Bumi Boga Laksmi Solusinya!


Jika setelah membaca perbedaan cortado vs flat white Anda jadi tertarik terjun ke bisnis kopi, memilih supplier yang tepat adalah langkah awal yang penting.


PT Bumi Boga Laksmi (BBL) hadir sebagai solusi terpercaya untuk kebutuhan kopi Anda. Sebagai pabrik kopi yang telah memiliki ISO 22000 Certified Roastery, BBL menjamin kualitas produksi yang aman dan terstandarisasi.


Dengan kapasitas produksi harian mencapai 17 ton biji kopi sangrai berkualitas, BBL siap memenuhi kebutuhan bisnis Anda, mulai dari skala kecil hingga besar.


BBL juga menawarkan berbagai produk dan layanan, seperti:

  • Roasted Coffee Beans Arabica dan Robusta

  • Kopi Drip Bag praktis

  • Raw Green Beans berkualitas

  • Jasa OEM atau maklon (kopi bubuk, 2-in-1, 3-in-1)

  • Biji kopi panggang untuk coffee shop, hotel, dan restoran


Dengan pengalaman dan kualitas yang terjamin, BBL adalah partner ideal untuk mengembangkan bisnis kopi Anda.


Jangan ragu untuk berdiskusi bersama kami!


Ā 


Komentar


bottom of page