top of page

Cold Brew Coffee, Penjelasan dan Cara membuatnya

Cold brew coffee adalah salah satu kopi yang dibuat dengan teknik penyeduhan yang unik dan berbeda dari kopi pada umumnya. Berbeda dengan kopi yang biasanya diseduh menggunakan air panas, cold brew diseduh dalam kondisi dingin.


Cold Brew Coffee
Cold Brew Coffee

Hasilnya, cold brew memberikan sensasi menyegarkan dan nuansa berbeda, terutama saat dinikmati di cuaca panas. Jika Anda penasaran cara membuatnya, Anda bisa lanjut membaca artikel ini karena disini kami akan menjelaskannya secara lengkap!


Apa Itu Teknik Cold Brew Coffee?


Cold brew coffee adalah teknik menyeduh kopi dengan air dingin tanpa menggunakan air panas. Proses ini dilakukan dengan merendam kopi dalam air pada suhu ruang selama minimal 8 jam. Semakin lama proses ekstraksi, semakin kaya dan unik cita rasa kopi yang dihasilkan. Cold brew coffee merupakan salah satu teknik penyeduhan kopi yang paling lama, seringkali membutuhkan waktu lebih dari 12 jam.


Umumnya, wadah yang berisi cold brew coffee harus diletakkan dalam lemari pendingin selama proses perendaman. Hasil dari proses perendaman ini akan menghasilkan cita rasa yang manis, unik, dan dengan tingkat keasaman yang rendah.


Teknik cold brew menghasilkan konsentrat kopi yang pekat. Konsentrat kopi ini bisa diminum langsung sebagai kopi hitam atau ditambah krimer, susu, gula, atau pemanis lainnya untuk menciptakan berbagai kreasi kopi, seperti cappucino. Jika disimpan di lemari pendingin, konsentrat kopi ini bisa tetap segar hingga 2 minggu.


Cara Membuat Cold Brew Coffee


Sebelum memulai proses pembuatan cold brew coffee, siapkan terlebih dahulu bahan-bahannya dan peralatannya, yaitu sendok, kopi hitam bubuk, dan filter kopi. Pastikan juga menyiapkan kain tipis bersih, saringan besar, toples kaca, air dingin, dan mangkuk besar. Setelah semuanya siap, ikuti panduan berikut:


  1. Tuang kopi bubuk ke dalam wadah yang telah disediakan, lalu masukkan air dingin dengan perbandingan 1:8 untuk kopi dan air.

  2. Aduk hingga tercampur rata, kemudian tutup rapat dan diamkan selama 18-24 jam di lemari pendingin.

  3. Setelah 18-24 jam, saring kopi menggunakan saringan ke mangkuk besar.

  4. Ulangi proses penyaringan 2-3 kali hingga konsentrat berwarna bening tanpa ampas bubuk.

  5. Tambahkan es batu, lalu sajikan dan nikmati.


Perbedaan antara Kopi Hitam Biasa dan Cold Brew Coffee


Perbedaan mendasar antara cold brew coffee dan es kopi biasa terletak pada teknik pembuatannya. Membuat segelas es kopi memerlukan waktu yang lebih cepat dibandingkan “menyeduh” cold brew coffee.


Es kopi diracik dengan mencampurkan bubuk kopi yang diseduh dengan air panas atau kopi dari mesin espresso, kemudian ditambahkan es batu. Sementara itu, cold brew coffee dibuat dengan merendam bubuk kopi dalam air dingin atau air suhu ruangan selama 12 – 24 jam. Teknik yang berbeda ini menghasilkan cita rasa yang berbeda pula.


Menyeduh kopi dengan air panas atau menggunakan tekanan dari mesin espresso menghasilkan kopi dengan rasa pahit dan asam yang kuat serta aroma kopi yang lebih menyengat. Sebaliknya, teknik cold brew membutuhkan waktu yang cukup lama yaitu hingga 18 – 24 jam untuk menghasilkan konsentrat kopi.


Proses dari cold brew mirip dengan pembuatan infused water. Cold brew coffee yang dihasilkan memiliki rasa dan aroma yang lebih halus dan ringan. Sehingga terasa lebih manis dan kurang asam dibandingkan dengan kopi biasa.


Konsentrat cold brew juga bisa disajikan dengan es batu tanpa khawatir rasa kopi menjadi tawar karena keenceran. Karena alasan ini, teknik cold brew umumnya dianggap oleh para pecinta kopi sebagai cara terbaik untuk meracik kopi dingin.


Manfaat Cold Brew Untuk Kesehatan


Cold brew coffee, kopi tubruk maupun espresso pada dasarnya adalah kopi hitam biasa. Perbedaannya hanya pada teknik pembuatannya. Maka dari itu, baik secangkir konsentrat cold brew maupun secangkir kopi hitam tradisional hampir tidak mengandung kalori dan tidak memiliki nilai gizi. Nah, berikut ini beberapa manfaat kesehatan dari kopi cold brew.


1. Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asam Lambung


Cold brew coffee tidak seasam kopi tubruk sehingga lebih aman dikonsumsi oleh penderita asam lambung. Kopi yang “diseduh” dengan air dingin ini memiliki kadar pH 6,31, dibandingkan dengan kopi panas yang memiliki pH 5,48. Pada skala pH, semakin rendah angkanya, semakin asam zat tersebut. Ini berarti cold brew bisa menjadi pilihan yang lebih aman bagi orang-orang yang memiliki masalah pencernaan, seperti maag atau refluks asam lambung.


2. Meningkatkan Suasana Hati


Seperti jenis kopi lainnya, cold brew juga dapat meningkatkan suasana hati. Penelitian yang diterbitkan dalam Psychological Reports menemukan bahwa kafein dalam kopi dapat merangsang hormon di otak yang terkait dengan suasana hati, yang berpotensi meningkatkan perasaan positif seseorang.


3. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung


Cold brew mengandung beberapa zat gizi yang dapat membantu mencegah penyakit jantung. Magnesium, lignan, kafein, fenolik, trigonelline, dan quinides adalah kandungan yang terdapat pada cold brew coffee. Beberapa kandungan tersebut bisa menurunkan tekanan darah dan meningkatkan sensitivitas insulin. Selain itu, kopi mengandung antioksidan yang dapat mencegah kerusakan sel dan jaringan, yang merupakan salah satu penyebab penyakit jantung.


4. Mengurangi Risiko Diabetes Tipe 2


Diabetes tipe 2 adalah kondisi di mana tingkat gula darah sangat tinggi dan bisa berujung pada komplikasi serius jika tidak diatasi. Beruntungnya, cold brew bisa mengurangi risiko terkena penyakit diabetes tipe 2. Penelitian dalam Current Diabetes Reviews menunjukkan bahwa konsumsi 4–6 gelas kopi per hari dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2.


Hal ini disebabkan oleh kandungan asam klorogenat yang memiliki efek menurunkan gula darah. Untuk memperoleh manfaat ini, sebaiknya hindari menambahkan gula, susu, atau kalori tambahan pada kopi.


5. Meningkatkan Kesehatan Otak


Manfaat lain dari cold brew adalah kemampuannya untuk meningkatkan kesehatan otak. Kandungan kafein dalam cold brew dapat merangsang sistem saraf dan mendukung kesehatan otak. Mengonsumsi kopi secara teratur juga dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit neurodegeneratif, seperti Alzheimer dan Parkinson.


Itulah penjelasan terkait cold brew coffee mulai dari pengertiannya, cara pembuatan hingga manfaatnya. Cold brew adalah cara unik untuk menikmati kopi dingin. Proses pembuatannya menghasilkan minuman dingin yang menyegarkan dengan rasa dan aroma kopi yang lebih halus dan ringan dibandingkan dengan es kopi biasa. Selain itu, kopi dingin ini juga lebih mudah untuk pencernaan Anda.


Jika Anda sedang mencari pabrik kopi yang dapat memenuhi kebutuhan bisnis kopi Anda, PT Bumi Boga Laksmi (BBL) adalah solusi yang tepat. BBL mampu memproduksi 17 ton kopi sangrai berkualitas setiap harinya. Selain itu, BBL juga merupakan pabrik kopi yang telah memiliki ISO 22000 Certified Roastery.


Kami menyediakan berbagai produk kopi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis kopi Anda, mulai dari Kopi Drip Bag, Raw Green Beans, hingga Roasted Coffee Beans Arabica dan Robusta. Selain itu, kami juga menawarkan layanan OEM untuk produk kopi bubuk, 2-in-1, dan 3-in-1, serta biji kopi panggang untuk coffee shop, hotel, dan restoran.


Jadi, jika Anda mencari pabrik kopi yang dapat memberikan kualitas, konsistensi, dan berbagai pilihan produk, silakan hubungi kami sekarang juga untuk informasi lebih lanjut!

Kommentit


bottom of page